Legenda gulat Hulk Hogan meninggal dunia Di Ke usia 71 tahun Di Kamis (24/7/2025). Berdasarkan laporan, kematian Hogan disebabkan Bersama henti jantung mendadak.
Pria bernama asli Terry Bollea terkenal Sebab surai pirangnya, kumis yang melengkung, serta otot yang berkulit kecokelatan. Citranya adalah segalanya, dan tekanan Sebagai selalu menjadi yang terhebat Ke atas ring membuatnya beralih Ke zat terlarang.
Ketika pertama kali bergabung Ke WWE, ia menjadi lambang kebanggan dan moral Amerika yang ikonis. Ia berpesan basis Fans mudanya yang setia yang dijuluki Hulkamaniacs, Sebagai mengonsumsi vitamin, berdoa, menghormati orang tua, dan selalu melakukan yang terbaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi, Di awal 19990-an, citra publiknya menurun. Di tahun 1991, ia terpaksa menyangkal bahwa tubuhnya besar adalah akibat Bersama penyalahgunaan steroid jangka panjang. Sampai akhirnya, Hogan mengakui telah mengonsumsinya Pada lebih Bersama 13 tahun.
Apa Itu Steroid?
Dikutip Bersama Daily Mail, steroid anabolik sangat kuat. Terapi-obatan yang diproduksi secara massal, yang meniru efek testosteron.
Terapi-obatan ini hanya dapat diperoleh Bersama resep Praktisi Medis. Ini diberikan Sebagai merangsang Kemajuan otot Setelahnya operasi dan Sebagai mengobati beberapa jenis anemia.
Tetapi, Sebab cara kerjanya Di Memperbaiki testosteron, hormon yang bertanggung jawab Sebagai Kemajuan otot, daya Bertahan, dan kekuatan, Terapi ini sering disalahgunakan. Terutama Bersama binaragawan dan orang-orang yang bermain Latihan agresif dan Tantangan.
Terapi-obatan ini, yang digolongkan sebagai kelas C Ke Inggris dan jadwal III Ke AS, bersifat adiktif dan Memperoleh banyak efek Di yang serius. Steroid memengaruhi Kemajuan otot-otot tubuh, termasuk jantung, dan dikaitkan Bersama serangan jantung, gagal jantung, aritmia, dan kardiomiopati (Gangguan kronis Di otot jantung).
Tahun lalu, Hogan mengatakan Di Ke podcaster Theo Von bahwa ia dan Olahragawan profesional lainnya menggunakan steroid, Sebagai penyembuhan yang lebih cepat. Malahan, Setelahnya steroid dinyatakan ilegal.
“Ketika steroid menjadi ilegal, kami terus berlatih Sebab kami melatih otot bisep seperti ini, Agar tidak Berencana sembuh, dan ototnya robek Ke mana-mana,” ungkap Hogan.
Sebuah sumber yang Disekitar Bersama keluarga Hogan mengatakan bahwa bintang WWE itu tahu, bahwa ia menderita jantung yang ‘sangat lemah’ Ke minggu-minggu terakhirnya.
Kecanduan Terapi Penghilang Rasa Sakit
Pegulat tersebut mengatakan kepada Muscle and Health Di tahun 2023, bahwa Walaupun sekarang sudah sadar, ia kecanduan Terapi pereda nyeri yang harus diresepkan.
Kecanduan ini berkembang Setelahnya ia menjalani 25 operasi Sebagai memperbaiki Kepuasan Pada beberapa dekade. Kerusakan gulat yang membuatnya sangat kesakitan.
Ini termasuk sepuluh prosedur tulang Di, operasi wajah akibat ditendang, penggantian lutut dan pinggul, serta operasi perut dan bahu.
“Saya membutuhkan Terapi pereda nyeri Di tahap itu, itu sudah pasti. Tapi begitu keadaan mulai mereda, mereka terus memberi saya Skor yang sama,” kata Hogan.
“Sampai akhirnya, saya hanya melihat diri saya sendiri dan berkata saya tidak kesakitan. Saya tidak butuh ini. Tubuhku sakit semua Sebab Kerusakan, tapi aku tidak bisa merasakan sakit yang luar biasa,” sambungnya.
Soal Kematiannya
Di Kamis (24/7) pagi waktu setempat, petugas medis darurat bergegas Ke Rumah Hogan Setelahnya panggilan 911. Skuat medis mengatakan bahwa sang legenda Merasakan masalah jantung serius.
Ia dibawa Ke Puskesmas Morton Plant, Ke mana Hogan dinyatakan meninggal dunia.
“Ia Merasakan sesak napas, mudah lelah, berat badannya turun drastis, dan harus menggunakan oksigen,” beber Skuat medis.
Halaman 2 Bersama 2
Simak Video “Pentingnya Medical Check Up Sebagai Ketahui Kesejajaran Jantung“
(sao/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Hulk Hogan Kecanduan Steroid, Seberapa Buruk Efeknya Ke Jantung?











