loading…
Ri Donald Trump ancam Berencana penjarakan para pembocor informasi yang menyebut AS kehabisan rudal Ke Di Pertempuran melawan Iran. Foto/The White House
Gedung Putih membantah bahwa Pertempuran melawan Iran—yang kini telah memasuki bulan keenam—telah menguras persediaan senjata penting Amerika Serikat, seperti rudal darat-Ke-darat yang digunakan Sebagai menyerang sasaran jauh Ke Untuk Area Iran, serta rudal pencegat berharga mahal yang dibutuhkan Sebagai menembak jatuh rudal balistik Iran Ke kawasan Timur Di.
Baca Juga: Trump Dilaporkan Tegur Pejabat Tingginegara Pertempuran Hegseth Lantaran AS Krisis Rudal Di Pertempuran Lawan Iran
Meski Biaya militer terus Meresahkan dan pabrik-pabrik Terbaru bermunculan Ke berbagai Negeri Dibagian, rudal Defender udara dan persenjataan canggih tetap membutuhkan waktu produksi yang panjang. Artinya, diperlukan waktu hingga beberapa tahun Sebagai mengganti stok yang telah digunakan.
Sejumlah media Amerika Sebelumnya Itu melaporkan bahwa Negeri tersebut telah menghabiskan sebagian besar persediaan rudal jarak jauh berpresisi tinggi yang dimilikinya. Kebugaran ini memunculkan kekhawatiran bahwa AS tidak Berencana mampu Berusaha Mengatasi Rusia atau China secara efektif apabila konflik terjadi Untuk waktu Didekat.
Secara khusus, Reuters Ke Selasa melaporkan bahwa Angkatan Darat AS telah menghabiskan hampir seluruh persediaan dua jenis senjata jarak jauh paling canggih, yakni Army Tactical Missile System (ATACMS) dan Precision Strike Missile (PrSM).
Laporan tersebut muncul tidak lama Sesudah Trump membatalkan Wacana serangan besar-besaran Di dua pekan Di Iran Ke akhir Juli, yang sebagian dipicu Bersama kekhawatiran Di menipisnya stok amunisi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Trump Marah, Janji Penjarakan Pembocor Informasi yang Sebut AS Kehabisan Rudal











