Jakarta –
Belakangan viral adanya akun Instagram @ggid.factcheck yang mengaku sebagai manajemen Gold’s Gym Indonesia. Mereka menampik kabar yang menyebutkan adanya penutupan permanen Skuat dan tuduhan penggelapan dana.
Di klarifikasinya, akun tersebut mengunggah press release yang memastikan bahwa pihaknya Akansegera terus beroperasi dan melayani para member-membernya. Ke Di Itu, tuduhan Yang Berhubungan Bersama penggelapan dana juga ditampik, disebut berasal Bersama oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Bersama penelusuran detikcom Di Sabtu (5/7/2025), Ke kolom komentar tidak sedikit Kelompok yang mencurigai apakah akun ini benar-benar asli milik manajemen Gold’s Gym. Pasalnya, akun @ggid.factcheck merupakan akun Mutakhir Bersama hanya 44 pengikut.
“kenapa ga posting Ke akun resmi goldsgym indo? mencurigakan.” tulis salah satu akun.
“temporary official clarification channel? after all these weeks and chaos u guys have created, this is all u got? kalian gak factcheck sm sekali kyknya mau protect image dan diri kalian sampe kapan? lama2 Akansegera jebol – just u wait,” tulis akun lain
Merespons hal ini, Kuasa Hukum Karyawan Alberto Siregar menegaskan pihaknya masih meragukan keaslian akun tersebut. Pasalnya, seluruh akun resmi milik Gold’s Gym Pada ini dikelola Dari social media specialist.
“Bagi ini, kami tidak Memperoleh informasi yang tervalidasi siapa yang membuat. Lantaran, sampai Pada ini akun official GG (Gold’s Gym) yang kelola adalah head of marketing, dan Ke email yang diterima Dari karyawan, korespondensi resmi perihal pertanyaan HANYA ditujukan kepada kuasa hukum yang telah ditunjuk Dari pihak perusahaan,” kata Alberto Pada dihubungi detikcom, Sabtu (5/7/2025).
Alberto menambahkan, Gold’s Gym Memperoleh dua akun media sosial resmi. Instagram ada Ke @goldsgym.indonesia dan TikTok @goldsgym_indonesia.
“Kedua akun sosial media tersebut dikelola Dari Sosial Media Specialist Ke bawah naungan Departemen Marketing yang Ke-lead Dari bu Panca Candikarini,” tutupnya.
(dpy/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kok Bukan Ke Akun Resmi?











