loading…
Iran klaim Selat Hormuz tak bisa direbut Bersama ciutan atau pidato Promosi Politik. Foto/X
Mengungkapkan bahwa AS harus mengakui Kegagalan strategis dan serius yang dideritanya Hingga hadapan Iran, Wakil Pejabat Tingginegara Luar Negeri Kazem Gharibabadi menulis Hingga platform media sosial AS, X: “Iran tidak takut Ke ancaman dan tidak bisa diintimidasi Dari unjuk kekuatan.”
Ia menambahkan: “Selat Hormuz adalah milik Iran, Pada ini milik Iran, dan Akansegera tetap menjadi milik Iran. Selat ini hanya Akansegera ditutup dan dibuka atas perintah Iran, dan Di Anda tidak Merasakan kenyataan Kegagalan Anda serta meninggalkan fantasi Anda, Iran Akansegera terus memberlakukan blokade (Hingga Hormuz).”
Untuk sebuah pernyataan kemarin, Trump mengklaim bahwa Angkatan Laut AS Lagi memberlakukan blokade total Pada Selat Hormuz dan menegaskan: “Sesudah mengalahkan Iran sepenuhnya, saya Akansegera segera Mengungkapkan Selat Hormuz sebagai Area AS.”
Para pejabat Iran telah berulang kali Mengungkapkan bahwa selat tersebut tidak Akansegera dibuka kembali Di Amerika Serikat terus melakukan intervensi Hingga sana, mempertahankan blokade angkatan laut, dan gagal memenuhi persyaratan kesepakatan kerangka kerja bulan Juni Antara Teheran dan Washington.
Trump, Melewati platform Truth Social miliknya, mengklaim bahwa AS Memiliki “kendali penuh” atas Selat Hormuz dan meyakini bahwa mereka dapat mempertahankan kendali tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Bersama Ciutan dan Pidato Promosi Politik











