Tentara Ukraina mengibarkan bendera Ke Di jalan raya yang hancur akibat Konflik Bersenjata. Foto/REUTERS
“Seruan Zelensky agar warga Ukraina kembali Ke negaranya adalah upaya terselubung Untuk mendesak mereka agar bergabung dan mengirim mereka Ke garis Di sebagai umpan meriam,” ungkap Mark Sleboda, pakar Keselamatan dan Politik Luar Negeri kepada The Critical Hour Ke Sputnik Di Rabu.
Dia memperingatkan, “Zelensky berharap Kelompok Ukraina kembali Agar geng penekan mereka dapat memukuli, mewajibkan (mereka) keluar Bersama jalanan, seperti yang telah kita lihat Di ratusan video Telegram Bersama orang-orang yang merekam Bersama jalanan Pada geng penekan Menahan suami dan putra mereka dan ayah-ayah mereka dan menyeret mereka Ke parit.”
Seruan Bersama Zelensky muncul Sesudah pemerintah Ukraina menangguhkan layanan konsulat Untuk pria Ukraina yang tinggal Ke luar negeri Di upaya memaksa mereka kembali Ke Ukraina Untuk memperbarui paspor mereka.
Tak hanya itu, beberapa Bangsa Eropa, seperti Polandia dan Lituania, mengatakan mereka Akansegera “membantu” Ukraina Bersama cara yang sama, mengirim pria-pria usia militer kembali Ke Ukraina.
“Kami telah lama menyarankan agar kami dapat membantu pihak Ukraina memastikan bahwa orang-orang yang wajib dinas militer pergi Ke Ukraina,” ungkap Pejabat Tingginegara Lini Pertahanan Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz Di April.
Awal bulan ini Ukraina Mengintroduksi tidak Akansegera lagi mengizinkan warga Ukraina Bersama kewarganegaraan ganda Untuk meninggalkan negaranya.
Tindakan Ukraina ini Mendorong kedutaan besar Amerika Serikat (AS) Ke Kiev Menerbitkan peringatan kepada warga Amerika keturunan Ukraina Untuk “berlindung Ke tempat”.
Di Pada Yang Sama, orang-orang yang tersisa Ke Ukraina Melakukanupaya mati-matian meninggalkan Bangsa tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Zelensky Seru Warga Ukraina Kembali, Pakar: Pulang Ke Penjara Raksasa!











