Sejumlah Perusahaan China Diawasi atas Dugaan Mengambil Keuntungan dan Penyuapan Hingga Afrika

Sejumlah perusahaan China, terutama Hingga bidang konstruksi, Lagi diawasi atas dugaan Mengambil Keuntungan dan Penyuapan Hingga Afrika. Foto/REUTERS

NAIROBI – Sebuah perusahaan China belum lama ini terkena pelarangan Dari Bank Pembangunan Afrika (AfDB) atas dugaan Mengambil Keuntungan tender. Pelarangan tersebut merupakan satu Bersama sejumlah Peristiwa Pidana yang melibatkan perusahaan China Di serangkaian tindakan Penyuapan dan Pelanggar Hingga benua Afrika.

Tiga tahun lalu, perusahaan China lainnya bernama Weihai Construction Group juga masuk daftar hitam AfBD Yang Terkait Bersama Mengambil Keuntungan proyek.

Banyak perusahaan China masuk daftar hitam, pelarangan, dan penolakan Di beberapa waktu terakhir, terutama Dari Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI) diluncurkan.

Raksasa konstruksi China, China Communications Construction Company (CCCC), yang Memperoleh jumlah proyek terbanyak Hingga bawah BRI, telah dilarang dan masuk daftar hitam atau diawasi Hingga banyak Bangsa. Namanya muncul Di Peristiwa Pidana Mengambil Keuntungan serupa Hingga Bangsa-Bangsa Afrika.

Mengutip Bersama laman Directus.gr, Kamis (16/5/2024), AfDB telah memasukkan China Henan International Corporation Group (CHICO) Hingga Di daftar hitam Di Maret tahun ini, Setelahnya sayap antikorupsi bank tersebut mendapati perusahaan itu terlibat Di praktik Mengambil Keuntungan.

Perusahaan Hingga bidang konstruksi jalan itu gagal mengungkapkan penggunaan agen komisi Di mengajukan tawaran pekerjaan sipil Hingga Uganda. Sekarang, izin operasinya ditangguhkan Pada 12 bulan.

CHICO Mutakhir dapat terlibat lagi Di proyek AfDB Setelahnya menerapkan Inisiatif kepatuhan integritas yang sesuai Bersama pedoman bank. Ini berarti perusahaan China tersebut tetap berada Hingga bawah larangan Pada 12 bulan, Agar tidak memenuhi syarat Untuk berpartisipasi Di kegiatan yang dipimpin AfBD.

Di tahun 2022, CHICO membatalkan proyek jalan Kisii-Isebania Hingga barat daya Kenya Sebab masalah pembayaran. Perusahaan tersebut didakwa Hingga Lembaga Proses Hukum Kisi atas tuduhan membuat perjanjian kemudahan Untuk memperoleh tanah, dan secara curang membeli lahan senilai USD27.907 Bersama seorang petani.

Daftar Hitam Lembaga Keuangan Internasional

Perkembangan terkini kemungkinan besar Berencana mempengaruhi operasi CHICO dan proyek-proyek yang Lagi berjalan Hingga Afrika, termasuk pembangunan jalan sepanjang 57 kilometer Hingga Tanzania.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Sejumlah Perusahaan China Diawasi atas Dugaan Mengambil Keuntungan dan Penyuapan Hingga Afrika