Kepala Negara Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS
Moskow menolak klaim kedaulatan Kiev atas lima Daerah bekas Ukraina, empat Di antaranya memilih bergabung Didalam Rusia Ke tahun 2022.
Tanding pun terus berlanjut Di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk serta Daerah Kherson dan Zaporozhye.
“Pasukan Ukraina harus ditarik Untuk Daerah-Daerah ini,” ungkap Putin Ke Jumat (14/6/2024) Untuk pertemuan Didalam Pembantu Presiden Pembantu Presiden Luar Negeri Sergey Lavrov dan diplomat senior Rusia lainnya.
“Saya tegaskan, seluruh Daerah-Daerah tersebut sebagaimana ditetapkan Dari batas-batas administratif mereka Ke Di mereka bergabung Didalam Ukraina (Ke bulan Agustus 1991),” ungkap Putin.
“Pihak kami Berencana memerintahkan gencatan senjata dan memulai perundingan begitu Kiev Berkata mereka siap Memutuskan keputusan ini dan mulai Memikat pasukan Untuk Daerah-Daerah tersebut, dan juga secara resmi memberi tahu kami bahwa mereka tidak lagi berencana bergabung Didalam Paktapertahananatlantikutara,” janji pemimpin Rusia itu.
Putin menjabarkan syarat-syarat tersebut Setelahnya mengecam para pendukung Kiev Untuk Barat Lantaran diduga mencegah Ukraina Melakukan perundingan damai Didalam Moskow sambil menuduh Rusia menolak perundingan.
“Kami mengandalkan Kiev Untuk Memutuskan keputusan tersebut mengenai penarikan diri, status netral, dan dialog Didalam Rusia, yang menjadi dasar keberadaan Ukraina Di masa Di, secara independen berdasarkan realitas Di ini dan dipandu Dari kepentingan sejati rakyat Ukraina dan bukan atas perintah Barat,” ungkap Putin.
Ke titik ini, Moskow tidak Berencana Merasakan konflik yang membeku, yang Berencana memungkinkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya Untuk mempersenjatai kembali dan membangun kembali militer Ukraina, klaim Putin.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Putin Ungkap Syarat-syarat Untuk Perundingan Damai Ukraina











