Pemimpin Negara WBC Mauricio Sulaiman telah mengonfirmasi bahwa WBC Berencana melanjutkan upaya mereka Untuk menempatkan enam juri Di sisi ring Di Laga ulang Oleksandr Usyk vs Tyson Fury / Foto: Boxing Scene
Hal ini dilakukan Untuk memastikan tidak ada hasil yang kontroversial. Sosialisasi Politik tersebut Menyambut perlawanan Di badan-badan pemberi Pembatasan yang bersaing dan promotor Kegiatan tersebut, yang berarti hanya tiga hakim tradisional yang bertugas. Kini bos WBC telah mengonfirmasi bahwa Ide Berencana terus berlanjut agar ada enam orang yang hadir Di sisi ring Untuk Laga ulang Usyk vs Fury serta Bersaing gelar WBC lainnya.
“Saya Berencana berkampanye Untuk pertarungan WBC agar Memiliki enam juri Untuk mereka yang memenuhi syarat, dan kami Berencana mulai melakukannya. Hal ini terjadi Lantaran organisasi lain dan promotor tidak mendukung gagasan tersebut, Di Sebab Itu kami Berencana melakukannya seperti biasa Untuk pertarungan WBC,” kata Sulaiman dikutip Di Boxing Scene, Kamis (6/6/2024).
“Kami telah melakukan beberapa hal Di Meksiko dan Berencana terus melakukannya Untuk pertarungan WBC dan kami Berencana memantaunya dan melihat bagaimana perkembangannya.”
Ide Di balik hadirnya enam juri Untuk pertarungan Bersaing gelar tak terbantahkan Di Usyk vs Fury adalah Untuk memastikan Mendominasi yang sah mengangkat tangannya. Pertarungan menjadi sangat ketat dan kartu skor mencerminkan hal itu, Di Usyk keluar sebagai Mendominasi Melewati Kemenangannya angka tipis.
Sulaiman meyakini orang yang tepat telah mengangkat tangannya. “Ya, saya senang Di kartu skornya. Itu adalah pertarungan yang sangat ketat,” kata Sulaiman.
“Itu terjadi Di ronde Di-11 dan Skor tersebut diberikan Untuk Oleksandr Usyk Di dua juri, salah satunya adalah Mike Fitzgerald dan Mike Metcalfe mencetak Skor Untuk Tyson Fury. Di Sebab Itu, jika Metcalfe mencetaknya Untuk Usyk daripada Fury, itu Berencana menjadi keputusan mutlak Untuk Usyk. Jika Fitzgerald mencetak Skor Di Fury maka dia Berencana memenangkan pertarungan Supaya rondenya sangat ketat, khususnya yang satu itu,” beber Sulaiman.
“Tangan kiri yang besar Di akhir ronde Di Usyk adalah sebuah pernyataan. Penilaian adalah hal yang penting, ini adalah tugas yang rumit tetapi saya yakin Kemenangannya Di keputusan terpisah Untuk Usyk lebih Di adil dan dapat diterima. Posisi kami adalah Untuk selalu Memiliki kemungkinan terbaik Untuk menghindari Perdebatan dan itulah mengapa kami Mencari enam juri,” pungkas Sulaiman.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Pemimpin Negara WBC Tempatkan 6 Juri Di Pertarungan Ulang Usyk vs Fury











