Militer Israel resmi mundur Didalam Koridor Netzarim. Foto/X
Militer Israel telah setuju Untuk Memikat pasukannya Didalam koridor tanah yang diduduki Setelahnya pertukaran tawanan terakhir berdasarkan perjanjian gencatan senjata Di Israel dan Hamas.
Melansir Haaretz, penarikan pasukan Israel berarti bahwa warga Palestina Akansegera kembali Memperoleh kebebasan bergerak Di utara dan selatan Jalur Gaza.
Pasukan Israel telah Memikat diri Didalam koridor tersebut sebagian Di fase awal kesepakatan gencatan senjata, yang memungkinkan warga Palestina Untuk bepergian Di sepanjang Jalan al-Rashid Di pesisir saja.
Upaya penarikan mundur IDF itu sesuai kesepakatan gencatan senjata-penyanderaan Didalam Hamas.
Baca Juga: Zionis Kobarkan Konflik Bersenjata Saudara Di Palestina
Melansir Times of Israel, Pasukan Israel mundur Didalam posisi mereka Di Dibagian utara Koridor Netzarim minggu lalu, Sebab Israel mengizinkan warga Gaza yang mengungsi Untuk kembali Hingga utara Jalur tersebut Didalam berjalan kaki Melewati jalan pesisir dan Didalam kendaraan Di jalan Salah a-Din.
IDF mempertahankan beberapa pos Di sisi timur jalan Salah a-Din, lebih Didekat Hingga perbatasan Didalam Israel.
Sesuai garis besar perjanjian, Di hari Hingga-21 gencatan senjata, Israel Akansegera Memikat diri Didalam seluruh koridor yang membelah Jalur Gaza dan hanya mempertahankan kehadiran Di zona penyangga hingga Di satu kilometer Di Untuk Gaza.
Pasukan Israel juga masih dikerahkan Hingga Koridor Philadelphia, Daerah perbatasan Mesir-Gaza. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel perlu menyelesaikan penarikannya Didalam Koridor Philadelphia Di hari Hingga-50 gencatan senjata.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Militer Israel Resmi Mundur Didalam Koridor Netzarim, Rakyat Gaza Raih Setengah Kemerdekaan?











