loading…
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, pemerintah Akansegera menyerap tekanan harga Migas mentah yang sudah tembus USD100 per barel menggunakan APBN. Foto/Dok
“Tidak (BBM Dukungan Pemerintah naik). Dari Sebab Itu kita absorb tekanan Di perekonomian Di APBN. Kalau kita lepas kan nanti kayak Bangsa-Bangsa lain Di panik tuh orang-orang,” ujar Purbaya kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Purbaya menjelaskan, bahwa mekanisme Dukungan Pemerintah sudah dirancang Sebagai satu tahun penuh. Karenanya, harga energi yang melonjak sudah termasuk telah diantisipasi Dari pemerintah.
Baca Juga: Harga Migas Bisa Tembus USD100 per Barel, Bahlil Sebut Masih Untuk Koridor APBN
Untuk Situasi Ini, pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah misalnya melakukan penghematan atau Malahan Meningkatkan pendapatan Bangsa. Purbaya Setelahnya Itu menegaskan bahwa Sampai Sekarang hitungan pemerintah masih aman.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Harga Migas Dunia Tembus USD100 per Barel, Purbaya Ungkap Nasib BBM Dukungan Pemerintah











