Dewan Israel voting Sebagai menentang pendirian Negeri Palestina. Langkah ini dikecam banyak pihak, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Foto/REUTERS
Voting digelar sehari Setelahnya Perdana Pejabat Tingginegara (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada anggota Dewan bahwa tentara Zionis “menghancurkan” Hamas.
Voting tersebut, yang menuai Penilaian cepat Bersama para pemimpin Palestina dan komunitas internasional, sebagian besar bersifat simbolis Akan Tetapi menjadi penanda menjelang Wacana pidato Netanyahu Di Kongres Amerika Serikat (AS) Di Rabu Di.
Kelompok garis keras veteran Zionis tidak Menunjukkan minat yang besar Pada upaya pemerintah AS Sebagai menjadi perantara gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera Di Gaza. Mereka bersikeras bahwa “Menang mutlak” atas Hamas sudah bisa dicapai dan berjanji Sebagai Meningkatkan tekanan militer.
Gedung Putih mengakui Di hari Kamis bahwa mereka tidak Memperoleh tanggal pasti Sebagai melakukan pembicaraan apa pun Di Netanyahu dan Ri Joe Biden, hanya mengatakan bahwa mereka mempunyai “harapan” yang Akansegera dipenuhi Dari kedua pemimpin tersebut, tergantung Di Penyembuhan Ri Bersama Covid-19.
Di Gaza, kementerian Keadaan Daerah tersebut melaporkan 54 kematian Di 24 jam ketika Israel terus melakukan pengeboman besar-besaran Di beberapa hari terakhir.
Resolusi yang disahkan Dari para anggota Dewan Israel mengatakan bahwa Negeri Palestina Di atas tanah yang diduduki tentara Israel Akansegera “melanggengkan konflik Israel-Palestina dan mengganggu stabilitas kawasan.”
Menurut resolusi itu, mempromosikan Negeri Palestina hanya Akansegera Mendorong Hamas dan para pendukungnya Setelahnya serangannya Di 7 Oktober Pada Israel yang memicu Pertempuran Gaza.
Resolusi tersebut disahkan Bersama 68 suara berbanding sembilan Bersama 120 anggota Dewan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Dewan Israel Voting Menentang Pendirian Negeri Palestina











