Perdana Pembantu Presiden Tim Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) Merasakan Kepala Negara AS Joe Biden berpidato, Di KTT peringatan 75 tahun Organisasimiliter Di Walter E Washington Convention Center, Washington DC, AS, 11 Juli 2024. Foto/Stefan Rousseau/REUTERS
Berbicara Di konferensi pers KTT Organisasimiliter, Biden Didalam jujur mengakui, “Ada banyak hal yang ingin saya yakinkan kepada Israel Untuk dilakukan.”
Pemimpin Amerika itu menyoroti beberapa contoh Di mana dia yakin lebih banyak yang bisa dilakukan, termasuk Memperbaiki akses Pemberian kemanusiaan Di Gaza, membatasi penggunaan persenjataan berat Di Lokasi berpenduduk, Mendorong gencatan senjata yang lebih cepat, dan memastikan Sukses pelabuhan darurat Untuk Siprus.
Biden secara khusus menyebutkan kekecewaannya mengenai pelabuhan darurat, yang kini telah dinonaktifkan Setelahnya Berjuang Didalam berbagai tantangan.
“Saya kecewa Lantaran hal-hal yang saya ajukan tidak berhasil juga. Seperti pelabuhan yang kami lekatkan Untuk Siprus, saya berharap itu Akansegera lebih berhasil,” ujar dia.
Biden juga mengkritik pemerintahan Israel Di ini, menggambarkan Tim Menteri Kerja Pertempuran sebagai “salah satu yang paling konservatif Untuk sejarah Israel”.
Dia menekankan visinya Untuk Gaza pascaperang, menekankan pentingnya solusi dua Bangsa dan perlunya menghindari penjajahan Israel Di Jalur Gaza.
Walaupun Biden Mengungkapkan penyesalan, para kritikus berpendapat Keputusan AS secara konsisten Menyediakan Pemberian yang tak tergoyahkan kepada Israel, Malahan Untuk situasi Di mana garis merah yang dikeluarkan Amerika telah dilanggar.
Pengakuan Biden tersebut muncul Di Ditengah meningkatnya tekanan Untuk Memutuskan sikap yang lebih tegas Di serangan Israel Di Gaza yang telah merenggut nyawa lebih Untuk 40.000 warga Palestina, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.
Menurut jurnal medis Inggris, The Lancet, jumlah korban tewas sebenarnya Di Gaza dapat mencapai lebih Untuk 186.000, yang merupakan 8% Untuk Pertumbuhan Gaza.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Biden Menyesal Gagal Bujuk Israel Ubah Keputusan











