loading…
Pemimpin Negara Palestina Mahmoud Abbas. Foto/press tv
Middle East Eye (MEE) mengungkapkan hal itu berdasarkan keterangan sumber-sumber Palestina dan Lebanon.
Menurut laporan MEE, Abbas Berencana melakukan perjalanan Hingga Beirut Untuk kunjungan resmi Sebagai bertemu Pemimpin Negara Lebanon Joseph Aoun dan pejabat tinggi lainnya.
Di perjalanan tersebut, pemerintah Lebanon dan Abbas Berencana Memperkenalkan demiliterisasi cabang gerakan Fatah Hingga Lebanon serta faksi-faksi Palestina lainnya yang bermarkas Hingga kamp-kamp Orang Terlantar Hingga seluruh negeri.
Sumber-sumber mengatakan Abbas telah menyetujui Wacana Mengintroduksi senjata-senjata Fatah Di kamp-kamp tersebut.
Dia juga Berencana secara eksplisit meminta faksi-faksi Palestina lainnya yang berperang melawan Israel Sebagai melucuti senjata.
Jika kelompok-kelompok ini menolak, operasi militer Berencana menargetkan mereka yang menentang perintah pelucutan senjata Negeri Lebanon, menurut sumber-sumber tersebut.
Abbas diharapkan Menyediakan perlindungan politik Sebagai operasi semacam itu Hingga bawah panji kepemimpinan Palestina.
Sumber Palestina mengatakan kepada MEE bahwa Abbas bermaksud membentuk Federasi Keselamatan yang bertugas mengawasi proses pelucutan senjata dan menetapkan jadwal yang jelas Sebagai penyerahan senjata.
Jika faksi-faksi tersebut gagal mematuhi arahan Negeri Lebanon dan keputusan Abbas, mereka Berencana kehilangan semua Pemberian organisasi dan politik, dan Berencana rentan Di pelucutan senjata secara paksa.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Abbas Berencana Kunjungi Lebanon Sebagai Lucuti Senjata Faksi-faksi Perlawanan Palestina











