Pemimpin Negara AS Donald Trump memegang bola bercahaya bersama Pemimpin Negara Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. Foto/new matilda
Pada itu, perjalanan berujung Di foto Trump yang memegang bola bercahaya bersama Pemimpin Negara Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz.
Di hari Senin (20/1/2025), ketika Trump menandatangani serangkaian perintah eksekutif, Pemimpin Negara ditanya tentang perjalanan itu dan mengapa dia memilih Arab Saudi.
Trump menjawab itu Sebab Saudi setuju membeli Produk Internasional-Produk Internasional Amerika senilai ratusan miliar Usd, seraya menambahkan dia Berencana melakukannya lagi. Akan Tetapi kali ini, harganya Berencana menjadi USD500 miliar (Rp8.154 triliun).
“Saya melakukannya Di Arab Saudi terakhir kali Sebab mereka setuju membeli produk kami senilai USD450 miliar Usd. Saya bilang saya Berencana melakukannya, tetapi Anda harus membeli produk Amerika dan mereka setuju Untuk melakukannya,” ujar Trump kepada seorang reporter Hingga Ruang Oval Di hari Senin.
Ketika ditanya Hingga mana dia berencana melakukan kunjungan luar negeri pertamanya kali ini, Trump menjawab, “Yah, saya tidak tahu. Jika Arab Saudi ingin membeli 450 atau 500 lagi, kami Berencana menaikkannya Untuk semua Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa. Saya pikir saya Bisa Jadi Berencana pergi Hingga sana.”
Tidak jelas apakah Trump serius Untuk pernyataannya. Akan Tetapi, komentar tersebut menyoroti bagaimana Trump mendekati Aturan Di memprioritaskan perdagangan Amerika dan ekonomi AS Hingga atas semua masalah lainnya.
Hubungan AS-Saudi memburuk Hingga bawah pemerintahan Pemimpin Negara Joe Biden Sebelumnya Sebab Penilaian Biden Di Merenggut Nyawa kolumnis Saudi Jamal Khashoggi.
Kendati ada upaya Dari pemerintahan Biden Untuk memperbaiki hubungan mereka Hingga paruh kedua masa jabatannya, hubungan tersebut tampaknya tidak pernah sepenuhnya menghangat.
Hingga bawah Trump, Arab Saudi dan AS Memperoleh hubungan yang jauh lebih bersahabat, dan menantu laki-laki Trump serta mantan penasihat senior, Jared Kushner, Memperoleh persahabatan pribadi Di Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Trump Bisa Jadikan Arab Saudi Tujuan Lawatan Pertama, Imbalannya Perjanjian Dagang Rp8.154 Triliun











