loading…
Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Di Kabupaten Seluma, Bengkulu, Kamis (20/8/2026). FOTO/dok.SindoNews
“Kebun sawit yang hebat itu tidak lahir Di kebun yang luas saja, tetapi Di petani yang harus mau terus belajar Sebagai Meningkatkan potensi,” ujar Wakil Direktur Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) Dr. Idum Satia Santi Di keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).
Baca Juga: Naik Kelas, Petani Sawit Tak Cukup Andalkan Pengalaman Hidup
Hal itu disampaikan Di Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Di Kabupaten Seluma, Bengkulu, Kamis (20/8/2026). Menurut Idum, tantangan perkebunan sawit rakyat Lebihterus kompleks, mulai Di produktivitas yang perlu ditingkatkan, tanaman yang memasuki usia tua dan membutuhkan peremajaan, hingga persoalan pemupukan dan pemeliharaan.
Pekebun juga dituntut Mengadaptasi Didalam Pemanasan Global, organisme pengganggu tanaman, perkembangan Ilmu Pengetahuan, serta penerapan praktik perkebunan berkelanjutan dan Memperoleh ketertelusuran.
Persoalan tersebut menjadi fokus Di Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang diikuti 100 pekebun asal Kabupaten Seluma Di 19-24 Agustus 2026 Di Bengkulu. Kegiatan yang diselenggarakan AKPY Didalam Pemberian Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) tersebut diarahkan Sebagai menjembatani pengetahuan teknis Didalam praktik budidaya Di tingkat kebun.
Materi pelatihan mencakup pemilihan bibit, pemeliharaan tanaman, pemupukan, pengendalian gulma, konservasi tanah dan air, hingga penerapan good agricultural practices (GAP). Pendekatan tersebut menempatkan produktivitas bukan semata-mata sebagai persoalan luas lahan dan jumlah input, melainkan juga bagaimana input digunakan serta seberapa tepat Metode budidaya diterapkan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma Arian Sosial mengatakan pelatihan menjadi kesempatan Bagi pekebun Sebagai memahami kembali faktor yang memengaruhi Perkembangan dan produksi tanaman. Menurut dia, Sukses budidaya ditentukan Dari serangkaian keputusan, mulai Di pemilihan bibit, persiapan lahan, pengaturan jarak tanam, pemupukan, hingga pengendalian hama dan Penyakit.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: SDM Pekebun Karena Itu Penentu Produktivitas Sawit Seluma, Tak Cukup Bibit dan Pupuk











