BPR Universal atau Bank Universal BPR Merasakan Apresiasi Di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sebagai kategori BPR/BPRS Bersama Penguatan Stuktur dan Daya Saing. Foto/Dok
Ke Umumnya, RP2B 2024-2027 terdiri atas 4 pilar utama, yaitu penguatan struktur dan daya saing; akselerasi Konversi Digital BPR/S; penguatan peran BPR/S Di wilayahnya; penguatan pengaturan, perizinan dan pengawasan. Dan diikuti Bersama Alat pendukung (enabler) yang terdiri Di kepemimpinan dan manajemen perubahan; kuantitas dan Standar SDM; infrastuktur Keahlian informasi; serta kolaborasi dan kerja sama sektoral/interdep.
Selain peluncuran roadmap tersebut, OJK menerbitkan aturan-aturan Mutakhir yang bertujuan Sebagai Mendorong kemajuan BPR/S, salah satunya yakni Peraturan OJK 7/2024 tentang BPR/S Sebagai mengakselerasikan penguatan aspek kelembagaan industri BPR/S.
Di Didepan, Universal BPR berkomitmen Sebagai mendukung penuh inisiatif OJK Di mengimplementasikan RP2B 2024-2027 Untuk mencapai tujuan Sebagai membangun industri BPR/S yang lebih efisien, penguatan tata kelola, inklusif Melewati peningkatan kapasitas serta Meningkatkan kesempatan akses keuangan kepada seluruh Komunitas Indonesia, termasuk para pelaku Usaha Kecil Menengah.
Seperti Di sambutan Dari Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan bahwa peran BPR/S diperlukan Di mendukung Perkembangan ekonomi Indonesia Ke lapisan bawah.
“Bersama semangat Mutakhir ini, Berencana menjadi Semangat Untuk Universal BPR Sebagai terus Berkreasi Supaya dapat tumbuh dan Memberi kontribusi yang positif Untuk perekonomian perbankan Di Meningkatkan Standar hidup Komunitas,” kata Kaman Siboro, Melewati keterangan resminya, Rabu (22/5).
Lebih jauh, Kaman menegaskan, Universal BPR telah Menunjukkan berbagai pencapaian signifikan Di 20 tahun beroperasi, yang mencerminkan kinerja yang kuat Di rekam jejak Perkembangan dan pencapaiannya. Ke tahun 2023, Universal BPR mencatat total aset sebesar Rp1,5 triliun.
Beberapa pencapaian utama termasuk peluncuran Universal Mobile, sebuah Alat Lunak yang memudahkan nasabah Di melakukan transaksi perbankan secara digital.
“Di Itu, Universal BPR telah mendistribusikan lebih Di 30.000 paket sembako Melewati Langkah Deposito Peduli, yang bertujuan Sebagai membantu Komunitas yang membutuhkan. Universal BPR juga telah Mengadakan kantor Mutakhir Ke PIK dan Depok Sebagai memperluas jangkauan layanan kepada nasabah,” tukas Kaman.
Sebagai catatan, Universal BPR merupakan bank perekonomian rakyat (BPR) yang berizin dan diawasi Dari OJK serta merupakan peserta penjaminan LPS. Bersama ini, Universal BPR menjamin Keselamatan dan kepercayaan nasabah Di setiap transaksi dan layanan yang diberikan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Penguatan Struktur dan Daya Saing, Bank Universal BPR Raih Pengakuan OJK











