Juru Bicara Hamas Abu Ubaidah. Foto/media al qassam
Para prajurit Zionis tersebut ditangkap ketika pasukan Israel dipancing Ke Untuk terowongan Di kamp Pencari Suaka Jabaliya.
“Lawan mereka; Allah Berencana menghukum mereka Bersama tanganmu dan mempermalukan mereka serta memberimu Kemenangannya atas mereka dan menyembuhkan hati orang-orang yang beriman,” ujar Abu Ubaidah.
Dia menambahkan, “Wahai rakyat kami yang hebat, wahai pejuang yang heroik, wahai bangsa kami dan rakyat dunia yang merdeka, sejahtera dan berkah besertamu.”
“Pemerintah musuh dan tentaranya yang menindas terus melakukan Keputusan balas dendam dan penghancuran yang buta dan sembrono, berpindah Bersama satu kegagalan Ke kegagalan lainnya, mencari pencapaian ilusi Untuk memasarkan pembantaian dan tekanan militer mereka Pada rakyat kita sebagai Kemenangannya atau pencapaian,” ungkap dia.
“Para pejuang heroik kita yang hebat terus mengajarkan pelajaran Di pendudukan Di semua lini, mengandalkan Allah, berpegang teguh Di tali kuat-Nya, dan mempertahankan tanah mereka Bersama musuh yang jahat, biadab, dan keji,” tegas dia.
Dia menegaskan, “Putaran terakhir Bersama kegagalan dan kebingungan Zionis adalah kejahatan mengerikan yang dilakukan Dari pasukan musuh, yang terus berlanjut hingga Pada ini, Di Jabalia, Rafah, dan Area lain Di tanah kita tercinta.”
“Pasukan pendudukan menyaring tumpukan puing Untuk mencari sisa-sisa beberapa tawanan mereka yang sengaja mereka bom Sebelumnya Itu. Mereka mengerahkan ribuan tentara Di gang-gang Jabalia dan tempat lain, mencari mayat, mengorbankan tentara mereka Untuk plot pribadi Netanyahu dan kepentingan pemerintahannya yang ekstremis dan fasis,” papar dia.
“Sesudah Itu, tentara musuh memasarkan pengambilan jenazah sebagai pencapaian militer dan moral. Walaupun terjadi Konflik Bersenjata genosida dan penghancuran tanpa pandang bulu, para pejuang kami telah dan tetap waspada Pada pasukan musuh, melakukan lusinan operasi melawan mereka Di lebih Bersama dua minggu Di Jabalia, Rafah, Beit Hanoun, dan semua pusat agresi dan penyerangan,” ungkap dia.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kami Menahan Lebih Banyak Tentara Israel











