Wakil Pemimpin Negara AS Kamala Harris berbicara Pada Peristiwa Pencalonan Politik Ke West Allis, Wisconsin, AS, 23 Juli 2024. Foto/EPA-EFE/JEFFREY PHELPS
Lembaga pengawas transparansi OpenTheBooks melaporkan hal itu Ke Senin (22/7/2024), mengutip pengungkapan Bersama Senat.
Pengungkapan itu terjadi beberapa hari Setelahnya Pemimpin Negara AS Joe Biden mengakhiri Pencalonan Politik pemilihannya kembali dan mendukung Harris sebagai penggantinya.
Lembaga yang Meninjau pengeluaran pemerintah, OpenTheBooks telah Membahas daftar jabatan dan nama staf Ke Kantor Wakil Pemimpin Negara yang diambil Bersama laporan setengah tahunan Sekretaris Senat.
“Ke tanggal 31 Maret 2024, hanya empat Bersama 47 staf awal Bersama tahun pertama yang masih dipekerjakan, secara konsisten dan tanpa gangguan, Bersama wakil Pemimpin Negara,” ungkap kelompok itu.
Tingkat pergantian staf Biden adalah 77%, Sebab hanya 127 Bersama 560 karyawan Gedung Putih awalnya yang tetap menjabat Sebelum 2021, menurut OpenTheBooks.
Masalah Harris Di mempertahankan staf telah dilaporkan Ke masa lalu, Bersama The Hill menggambarkan timnya sebagai “pintu putar.”
Situs web berita politik tersebut mengatakan Ke musim panas tahun 2022 bahwa lebih Bersama 13 “ajudan terkenal” telah meninggalkan wakil Pemimpin Negara Di waktu kurang Bersama setahun.
Axios telah mengutip “kelelahan, Kemungkinan yang lebih baik, dan kekhawatiran Akansegera dicap secara permanen sebagai ‘orang Harris'” sebagai beberapa alasan Ke balik tingginya tingkat pergantian Ke kantor wakil Pemimpin Negara.
Biden Memperkenalkan dia meninggalkan pertarungan Pemilihan Umum Nasional Pemimpin Negara Ke Minggu, Setelahnya beberapa pekan meningkatnya kekhawatiran Ke Ditengah Partai Demokrat dan pendukung mereka atas kesehatannya yang menurun dan kemampuannya mengalahkan mantan Pemimpin Negara Donal Trump Ke bulan November.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kamala Harris Kehilangan 92% Stafnya Di 3 Tahun











