Iran ancam Akansegera akhiri larangan memperoleh senjata nuklir. PM Israel Benjamin Netanyahu janji Akansegera mencegah langkah Iran tersebut. Foto/Jerusalem Post
Perdana Pembantu Pemimpin Negara (PM) Israel Benjamin Netanyahu kesal dan berjanji bahwa rezim Zionis Akansegera melakukan segalanya Sebagai menghentikan Iran memperoleh senjata nuklir.
“Saya Akansegera melakukan apa saja Sebagai mencegahnya menjadi (kekuatan) nuklir, saya Akansegera menggunakan semua sumber daya yang dapat digunakan,” kata Netanyahu kepada penyiar Channel 14 Di sebuah wawancara, yang dikutip AFP, Jumat (29/11/2024).
Israel adalah satu-satunya Negeri bersenjata nuklir Di kawasan itu, Walaupun tidak dideklarasikan. Israel telah lama menjadikan Upaya Mencegah Pada pesaing mana pun yang menyamainya sebagai prioritas Lini Dibelakang utamanya.
Iran Di ini bersikeras Memperoleh haknya atas energi nuklir Sebagai tujuan damai, tetapi menurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran adalah satu-satunya Negeri non-senjata nuklir yang memperkaya uranium hingga 60 persen.
Di sebuah wawancara Bersama surat kabar The Guardian, Pembantu Pemimpin Negara Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melontarkan ancaman bahwa Teheran dapat mengakhiri larangan memperoleh senjata nuklir jika Pembatasan Barat diberlakukan kembali Pada Teheran.
Wawancara itu diterbitkan Di Kamis atau menjelang pembicaraan nuklir Teheran Di Iran Bersama trio Eropa; Inggris, Prancis, dan Jerman.
Araghchi memperingatkan bahwa rasa frustrasi Di Teheran atas komitmen Barat yang tidak terpenuhi, seperti pencabutan Pembatasan, memicu perdebatan tentang apakah Iran harus mengubah doktrin nuklirnya.
“Kami tidak berniat Sebagai melangkah lebih jauh Di 60 persen Sebagai Di ini, dan ini adalah tekad kami Di ini,” katanya kepada harian Inggris tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Iran Ancam Ubah Doktrin Nuklirnya, Ini Respons Israel











