Rusia menemukan banyak rahasia Setelahnya memeriksa rudal ATACMS. Foto/AP
Submunisi cluster, yang merupakan Dibagian Di rudal, adalah benda bulat berwarna hijau seukuran bola Tenis Lapangan, Di selubung yang menonjol Ke sepanjang sumbu melingkar.
“Submunisi cluster M74. Sebuah rudal jarak jauh ATACMS Memperoleh 275 submunisi ini. Kaset [hulu ledak] terbuka Di 200 meter [656 kaki] Ke atas tanah. Sebab bulu yang menonjol, aliran yang menyalip mulai memutarnya. Ketika mencapai Di 2.000 putaran, sumbat sentrifugal terpisah Hingga Di, dan mesin Ke dalamnya berputar. Primer/detonator ditempatkan berlawanan Di Striker. Amunisi Akansegera meledak Di mengenai permukaan,” kata seorang spesialis militer Rusia kepada Sputnik.
Ahli tersebut mengklarifikasi bahwa submunisi tersebut tidak dapat dipindahkan Sebab dapat meledak kapan saja, Kendati tidak langsung meledak Setelahnya dijatuhkan.
“Karena Itu warga sipil harus sangat berhati-hati Sebab dicat hijau dan sangat sulit dilihat Ke rumput. Tekanan fisik apa pun terhadapnya bisa berakibat buruk,” tegasnya.
Pecahan ATACMS dapat tersebar Di radius 20 meter, Akan Tetapi beberapa pecahan Malahan dapat menembus pintu besi Di jarak 50 meter. Karena Itu amunisi Memperoleh medan fragmentasi yang lebih kecil dan kemungkinan terkena lebih rendah, Akan Tetapi sifat mematikan Di fragmen tersebut merupakan ancaman yang sangat besar.
“Setiap amunisi jatuh Di jarak lima meter satu sama lain, menyebabkan kehancuran total sekaligus. Di hujan turun, hampir mustahil Untuk bersembunyi darinya,” pakar tersebut menyoroti.
Para ahli Rusia juga menemukan bahwa hulu ledak tersebut Ke awalnya dikembangkan Untuk rudal anti-kapal, Akan Tetapi Lalu dipasang Ke rudal ATACMS. Mereka menemukan bahwa ia Memperoleh tiga giroskop laser cincin dan antena GPS yang mengoreksi lintasan balistiknya.
“Sudah hampir diperiksa seluruhnya. Tidak ada rahasia lagi Untuk kami,” tutupnya.
Ke tahun 2023, AS mulai memasok rudal balistik ATACMS Hingga Ukraina. Rudal tersebut diproduksi Di Lockheed Martin dan Memperoleh kaliber 610 milimeter, panjang 4 meter, dan berat 1,6 ton. Modifikasi Blok 1 Memperoleh jangkauan 165 kilometer (102 mil).
Kepala Negara Vladimir Putin menyebut langkah tersebut sebagai “Kegagalan lain yang dilakukan Amerika Serikat”. Ia percaya bahwa senjata-senjata ini menimbulkan ancaman tambahan, Kendati tidak cukup besar Untuk mengubah situasi Ke garis Di secara radikal.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ilmuwan Rusia Temukan Banyak Rahasia Setelahnya Memeriksa Rudal ATACMS Buatan AS











