loading…
Kepala Negara AS Donald Trump. Foto/anadolu
The National melaporkan, anggota Taxpayer Alliance Against Genocide (TAAG) dijadwalkan bertolak Hingga Den Haag Ke 11 November Sebagai memaparkan materi mengenai apa yang mereka sebut sebagai peran pejabat AS Di membantu dan memfasilitasi genosida, kejahatan Pertempuran, dan kejahatan Pada kemanusiaan Hingga Area Palestina tersebut.
Kelompok tersebut Berkata dokumen yang Berencana diserahkan—yang disusun Sesudah hampir setahun pengumpulan bukti—mencakup pernyataan Hingga bawah sumpah Di para Praktisi Medis yang pernah bertugas Hingga Gaza, kesaksian saksi mata, keterangan Di pihak internal (whistleblower), rekaman video, serta dokumen-dokumen Yang Berhubungan Bersama Dukungan politik, militer, diplomatik, dan Perbankan AS Pada Israel.
Tuduhan-tuduhan ini belum diputus Bersama ICC, dan Ide penyerahan bukti ini tidak berarti bahwa mahkamah tersebut telah Memperoleh klaim tersebut atau memutuskan Sebagai menerbitkan surat perintah penangkapan.
Menurut laporan tersebut, Pelapor Khusus Organisasi Internasional Sebagai Area Palestina yang diduduki, Francesca Albanese, juga dijadwalkan Sebagai berbicara Hingga hadapan delegasi tersebut, bersama Bersama sejumlah pengacara internasional, tenaga medis, dan pegiat hak asasi Palestina.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: ICC Didesak Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Pada Trump dan Para Pejabat AS











