Laurent Vinatier, pria Prancis yang ditangkap FSB atas tuduhan telah memata-matai militer Rusia Sebagai badan Informasi Foreign. Foto/REUTERS/Maxim Shemetov
Pria tersebut bernama Laurent Vinatier. Dia merupakan peneliti Hingga sebuah LSM mediasi konflik Swiss.
Dia ditangkap atas tuduhan melanggar undang-undang “agen Foreign” Rusia Ke bulan Juni—menjadikannya Peristiwa Pidana terbaru Hingga mana seorang warga Bangsa Barat ditahan Hingga Rusia Hingga Ditengah invasinya Hingga Ukraina.
“Vinatier telah mengumpulkan informasi yang bersifat militer dan teknis militer yang dapat digunakan Sebagai merugikan Keselamatan Federasi Rusia,” kata FSB Rusia Di sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.
Pernyataan FSB mencerminkan tuduhan yang Sebelumnya dilontarkan Dari Asosiasi Investigasi Rusia.
Lembaga Proses Hukum Rusia belum mendakwa atau secara terbuka menuduh Vinatier bekerja Bersama badan Informasi Foreign mana pun atau terlibat langsung Di spionase.
Tetapi pihak berwenang Sebelumnya telah Menahan orang-orang Foreign Sebab melanggar undang-undang “agen Foreign” Sebelumnya mendakwa mereka Bersama tuduhan yang lebih serius.
Di pernyataan terpisah, Asosiasi Investigasi Rusia mengatakan Ke hari Rabu bahwa Vinatier telah mengaku bersalah atas tuduhan tersebut, yang membuatnya terancam hukuman lima tahun penjara.
Dia telah meminta maaf Di sidang Lembaga Proses Hukum bulan lalu.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: FSB Tangkap Pria Prancis Sebab Memata-matai Militer Rusia











