Yerusalem dihuni berbagai umat beragama. Foto/AP
Dilansir Untuk Britannica, mayoritas penduduk kota adalah Yahudi sekuler atau tradisional. Komunitas Muslim adalah komunitas yang paling homogen, sedangkan komunitas Kristen diwakili Dari banyak sekte dan gereja adalah komunitas yang paling beragam.
Segregasi tempat tinggal atau pembagian tempat tinggal berdasarkan agama adalah hal yang lumrah Ke Yerusalem, Sebab itu juga yang membuat orang-orang Yahudi dan Muslim tinggal hampir secara eksklusif Ke distrik tertentu.
Sesudah Itu, Ke Antara orang-orang Yahudi terdapat pembagian Lebih Jelas Untuk distrik pemukiman Ke Antara orang-orang Yahudi ultraortodoks, tradisional, dan sekuler.
Persentase Agama Penduduk Yerusalem
Ke tahun 2022, Yerusalem Memiliki Pertumbuhan Di 971.800 penduduk, dimana hampir 60% Ke antaranya adalah orang Yahudi dan hampir 40% adalah warga Palestina.
Sedangkan menurut survei yang dilakukan Ke tahun 2020, jumlah penduduknya adalah 951.100 jiwa, yang terdiri Untuk Yahudi 570.100 (59,9%), Muslim 353.800 (37,2%), Kristen 16.300 (1,7%), dan 10.800 tidak terklasifikasi (1,1%).
Menurut situs Jewish Virtual Library, jumlah penduduk Yahudi Ke Yerusalem memang selalu Menyaksikan peningkatan Sebelum tahun 1844 hingga 2021. Jumlah penduduk Islam dan Kristen juga Menyaksikan peningkatan meski tidak terlalu mencolok.
Data terbaru yang diambil Ke tahun 2021, diketahui jika terdapat Di 576.592 umat Yahudi, 362.602 umat Islam, dan 16.371 umat Kristen yang menempati Yerusalem.
Jumlah itu Meresahkan Untuk tahun 2018, dimana hanya terdapat 555.800 umat Yahudi, 335.616 umat Islam, dan 13.984 umat Kristen yang menempati Kota Suci itu.
Meski seakan Menyaksikan peningkatan, umat Kristen Ke Yerusalem disebutkan Di Menyaksikan penurunan drastis Untuk beberapa tahun terakhir. Ke tahun 2022 lalu, seorang pemimpin gereja Ke Yerusalem telah Mengungkapkan keprihatinannya atas penurunan tajam Pertumbuhan Kristen Ke kota suci tersebut Pada bertahun-tahun.
Dilansir Untuk Anadolu Agency, Wadih Abu Nassar, juru bicara Dewan Kepala Gereja Katolik Ke Yerusalem, mengatakan umat Kristen merupakan 25% Untuk Pertumbuhan Yerusalem Ke tahun 1922. Akan Tetapi jumlahnya telah menurun drastis hingga kurang Untuk 1%.
Untuk Kontek Sini banyak kelompok Gereja yang menyalahkan serangan ekstremis Yahudi Pada warga Palestina dan perluasan pemukiman ilegal sebagai alasan utama Ke balik penurunan Pertumbuhan Kristen Ke Yerusalem.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Agama Penduduk Yerusalem, Didominasi Umat Yahudi











