loading…
Arab Saudi mengoperasikan 7 jenis sistem Defender canggih berlapis-lapis, Tetapi masih ditembus rudal dan drone yang dilesatkan kelompok Houthi Yaman. Foto/Eagle Intel Reports
Tetapi, serangan rudal Houthi Di Bandara Internasional King Khalid Di Riyadh dan serangan drone Di fasilitas Saudi Aramco Di Oktober ini memperlihatkan bahwa persenjataan canggih tidak menjamin setiap ancaman dapat dihentikan.
Baca Juga: Houthi Akansegera Terus Serang Arab Saudi Di Prinsip ‘Mata Ganti Mata’!
Serangan Di bandara Riyadh Di 10 Oktober dilaporkan menewaskan 13 orang, Sambil serangan Di kompleks Aramco Di Dhahran Di 13 Oktober memicu kebakaran yang dilaporkan meluas Hingga beberapa lantai gedung. Houthi mengeklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan tersebut, sedangkan Kerja Sama Politik pimpinan Arab Saudi juga Mengeluarkan Prestasi mencegat sejumlah rudal.
Persoalannya bukan semata-mata apakah Arab Saudi Memperoleh senjata yang canggih. Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah sistem tersebut tersedia Untuk jumlah memadai, ditempatkan Di lokasi yang tepat, Memperoleh persediaan rudal pencegat yang cukup, dan mampu mendeteksi serta Berusaha Mengatasi berbagai ancaman secara bersamaan.
7 Sistem Defender Canggih Arab Saudi
Berikut analisis tujuh sistem Defender udara canggih yang beroperasi Di Arab Saudi.
1. Patriot PAC-3
Sistem MIM-104 Patriot PAC-3 merupakan salah satu komponen utama Defender udara Arab Saudi. Sistem buatan Amerika Serikat (AS) ini dirancang Bagi Berusaha Mengatasi ancaman pesawat, rudal jelajah, serta sejumlah jenis rudal balistik.
Patriot menggunakan radar, pusat kendali, dan rudal pencegat Bagi mendeteksi serta menghancurkan ancaman Sebelumnya mencapai sasaran. Varian PAC-3 menggunakan metode “hit-to-kill”, yakni menghancurkan target Melewati tumbukan langsung berkecepatan tinggi. Varian PAC-3 MSE menawarkan peningkatan kemampuan pencegatan.
Tetapi, Memperoleh Patriot bukan berarti semua Area Arab Saudi terlindungi secara merata. Baterai Defender membutuhkan radar, peluncur, personel, dan rudal pencegat Untuk jumlah memadai. Negeri sebesar Arab Saudi juga harus menentukan lokasi mana yang paling membutuhkan perlindungan.
Tantangan persediaan menjadi Lebihterus penting Di 2026. Di 30 Januari, Badan Kerja Sama Perlindungan Defender AS (DSCA) Mengeluarkan persetujuan atas kemungkinan penjualan 730 rudal pencegat Bagi PAC-3 MSE senilai Di USD9 miliar kepada Arab Saudi. Angka tersebut adalah paket penjualan yang diusulkan, bukan bukti bahwa seluruh rudal telah diterima atau siap digunakan.
2. THAAD
Sistem Defender THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) dirancang Bagi mencegat rudal balistik Di fase akhir penerbangannya, termasuk Di ketinggian tinggi Di Untuk atau Di luar atmosfer. Sistem ini melengkapi Patriot, bukan menggantikannya.
Di Juli 2025, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa unit THAAD pertama Arab Saudi telah mencapai kesiapan operasional Setelahnya Melewati pengujian dan pelatihan. Inisiatif pengadaan Saudi mencakup tujuh baterai THAAD, tetapi angka Inisiatif tersebut tidak bisa disamakan Di tujuh baterai yang seluruhnya sudah aktif Di Di serangan Oktober 2026.
THAAD terutama dirancang Berusaha Mengatasi rudal balistik. Sistem ini bukan jawaban tunggal Bagi semua jenis ancaman udara, terutama jika serangan juga melibatkan drone kecil atau rudal jelajah yang terbang rendah.
3. I-Hawk
Selain Patriot dan THAAD, inventaris Defender Saudi mencakup sistem I-Hawk buatan AS, menurut pemetaan persenjataan Negeri-Negeri Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang diterbitkan Al Jazeera Di September 2025.
Sistem ini merupakan Pada Di generasi Defender udara yang lebih tua dibandingkan Patriot PAC-3 dan THAAD. Keberadaannya dapat menambah pilihan Bagi melindungi instalasi tertentu, tetapi kemampuan aktualnya bergantung Di varian, Situasi Gadget, radar, integrasi komando, dan kesiapan operasional.
4. Trio Sistem Defender Jarak Pendek: Crotale, Shahine, dan MICA
Al Jazeera melaporkan bahwa ada tiga sistem Defender jarak pendek berada Untuk inventaris persenjataan Arab Saudi.
Pertama, Crotale. Sistem Defender udara ini yang dirancang Bagi Berusaha Mengatasi berbagai ancaman udara Di jarak relatif Didekat.
Kedua, Shahine. Sistem Defender udara ini berkaitan Di keluarga Crotale dan digunakan Bagi perlindungan titik atau instalasi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 7 Sistem Defender Canggih Arab Saudi, tapi Masih Ditembus Rudal Houthi











