Warga Majdal Shams mengusir Pembantu Presiden Pembantu Presiden Israel yang Berpartisipasi Untuk pemakaman. Foto/EPA
Channel 13 melaporkan pengunjuk rasa yang marah meneriaki Pembantu Presiden Pembantu Presiden Keuangan Bezalel Smotrich, memintanya Sebagai pergi.
“Keluar Untuk sini, penjahat, kami tidak menginginkanmu Ke Golan,” kata seseorang, menurut penyiar tersebut.
“Kami Mengharapkan ketenangan dan kami tidak mendapatkannya. Kami lelah Bersama janji-janjimu,” orang lain dikutip berteriak.
Teriakan juga ditujukan kepada Pembantu Presiden Pembantu Presiden Smotrich Ke Majdal Shams: “Keluar Untuk sini, penjahat, kami tidak menginginkanmu Ke Golan.”
Pembantu Presiden Pembantu Presiden Ekonomi Nir Barkat, Pembantu Presiden Pembantu Presiden Lingkungan Hidup Idit Silman dan Pembantu Presiden Pembantu Presiden Energi Eli Cohen termasuk Ke Di mereka yang Menyaksikan ejekan, menurut surat kabar Yedioth Ahronoth.
Seorang prajurit cadangan Druze berseragam militer mengatakan kepada Barakat: “Sekarang kamu datang Di sini?! Dia tidak datang Di sini Di berbulan-bulan. Satu pesawat tanpa awak Ke atas Tel Aviv Akansegera membuat Yaman jungkir balik. Mengapa Beirut masih ada sekarang?”
Seorang penduduk kota mengatakan kepada para Pembantu Presiden Pembantu Presiden: “Kalian datang Sebagai menari Ke atas darah anak-anak kami.”
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tak Ingin Karena Itu Alat Politik Israel, Warga Majdal Shams Usir Pembantu Presiden Pembantu Presiden Zionis yang Berpartisipasi Untuk Pemakaman











